Oleh : Maman Imanulhaq
Kekerasan dapat dilihat dari berbagai sisi. Demikian juga halnya di Jawa Barat. Di kawasan ini, genealogi kekerasannya bisa ditelusuri dari epistemologis, historis, maupun sosiologis. Dalam ketiga perspektif tersebut, persoalan identitas menjadi sumbu dari telah lepasnya ikatan-ikatan kultural.
Mengikuti dan ikut mengalami perjuangan jemaat GKI “Yasmin”, Bogor untuk mendapatkan hak azasi mereka mendirikan rumah ibadah dan hak untuk beribadah dengan nyaman dan layak di atas tanah milik mereka sendiri, merupakan perjuangan berat dari sekian perjuangan gereja gereja di Indonesia untuk hidup dan bertumbuh sebagaimana layaknya agama agama lain di Indonesia.
Membaca buku ini akan terasa seperti masuk kedalam sebuah epic sejarah pergulatan sebuah bangsa yang selama ini dalam kondisi gelap gulita, juga seperti masuk kedalam sebuah mesin waktu yang membawa kita kedalam sebuah cerita dari negeri antah-barantah dengan beragam misteri dan rahasia yang tidak pernah diketahui sebelumnya.
First they came for the communists, and I didn’t speak out because I wasn't a communist.
Then they came for the trade unionists, and I didn’t speak out because I wasn't a trade unionist.
Then they came for the Jews, and I didn't speak out because I wasn't a Jew.
Then they came for me and there was no one left to speak out for me.
- Martin Niemoller
Dalam beberapa hari belakangan ini, berbagai bentuk ritual keagamaan kian meriah mewarnai berbagai aktifitas kaum Muslim di seluruh penjuru dunia. Hal itu merupakan wujud ekspresi kaum Muslim dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan. Sulit dipungkiri selama ini kita cenderung memahami ibadah puasa sebatas ritual simbolik.
Macet total. itulah dua kata paling tepat untuk menggambarkan perkembangan upaya mencari solusi paling memuaskan bagi semua pihak di Bumi Cenderawasih.
Bertepatan dengan pelaksanaan Dies Natalis Unhas ke-55, kurang lebih 3.000 sivitas akademika dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia akan hadir di Universitas Hasanuddin, kampus terbesar dan terluas di Kawasan Timur Indonesia pada pelaksanaan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) XXIV tanggal 18 hingga 22 Juli 2011.
Modern Indonesia was conceived by taking into account the nation’s diversity and making room for it within the national polity.
Yes, Indonesia is a majority Muslim country but it is not an Islamic state. Hence all Indonesians, whatever their creed or religion, can call Indonesia their own.
Kehidupan beragama di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir masih memprihatinkan. Pluralitas masih diimbangi dengan klaim kebenaran yang diniatkan berlaku universal, padahal di tengah kondisi yang multiagama dan multi krisis ini, solidaritas sosial menjadi sebuah isu penting.